jatim.jpnn.com, PONOROGO - Penyidik Sat Reskrim Polres Ponorogo menggandeng Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk mengungkap penyebab kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan pada Senin (5/1) siang, menyusul kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya, Minggu (4/1) sore.
"Tim Sat Reskrim bersama Labfor Polda Jawa Timur melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran. Kesimpulan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik," kata Imam, Senin (5/1).
Dia menjelaskan proses olah TKP berlangsung hampir dua jam dengan menyisir seluruh area gudang farmasi dua lantai yang berada di sebelah gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Harjono.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran berdampak pada lantai satu dan lantai dua gudang farmasi dengan tingkat kerusakan yang relatif sama.
"Di lantai dua, sekitar 25 persen area terdampak, baik dokumen maupun obat-obatan. Lantai satu kondisinya hampir sama," ujarnya.
Imam menyebutkan, gudang farmasi tersebut menyimpan berbagai stok obat-obatan serta dokumen penting, mulai dari kwitansi, resep obat pasien, hingga dokumen farmasi dan rekam medis dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Dalam proses olah TKP, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berasal dari titik awal munculnya api. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat merinci jenis barang bukti yang diamankan.



















































