jatim.jpnn.com, SURABAYA - Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) resmi menandatangani Amendemen Ketiga Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Lapangan MDA-MBH di Wilayah Kerja Madura Strait bersama PT Petrokimia Gresik di sela ajang Indonesia Petroleum Association Convex 2026.
Penandatanganan yang berlangsung pada Rabu (20/5) itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepastian pasokan energi untuk industri pupuk nasional sekaligus menyesuaikan skema komersialisasi gas bumi dengan kebutuhan operasional terkini.
VP Marketing, Legal & Business Support HCML Wahyudin Sunarya mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan kemitraan jangka panjang yang telah berjalan sejak 2015.
“Penyesuaian dalam amendemen ini dilakukan seiring dinamika operasional dan meningkatnya kebutuhan gas bumi yang andal guna mendukung kelangsungan produksi pupuk,” kata Wahyudin.
Melalui amendemen terbaru tersebut, HCML meningkatkan alokasi volume pasokan gas untuk Petrokimia Gresik dari sebelumnya 85 MMSCFD menjadi 105 MMSCFD selama periode 2026.
Selanjutnya, volume pasokan akan disesuaikan secara bertahap hingga akhir masa kontrak pada Oktober 2032.
Menurut Wahyudin, langkah optimalisasi itu menjadi bentuk komitmen HCML dalam menjaga pasokan bahan baku bagi industri strategis nasional secara berkelanjutan.
Selain penyesuaian volume, amendemen juga mencakup penerapan mekanisme harga gas berbasis formula dinamis yang terhubung dengan pasar amoniak dan urea internasional.



















































