jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 75 peserta meramaikan gelaran Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 di Grand City Convention Hall Surabaya, Jumat (29/5). Pameran industri kopi yang digelar perdana tersebut berlangsung selama tiga hari dan menargetkan transaksi hingga Rp3 miliar.
Mengusung tema 'Brewing Business, Shaping Lifestyle and Coffee Excellence', ICX 2026 menghadirkan pelaku industri kopi mulai dari produsen, specialty coffee shop, komunitas kopi, hingga pelaku UMKM dari berbagai daerah.
Vice Project Director ICX Rumpoko Hadi mengatakan Surabaya dipilih sebagai kota pembuka roadshow nasional karena pertumbuhan ekosistem kopi di Jawa Timur dinilai sangat pesat.
“Industri kopi di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif. Kopi tidak lagi hanya menjadi produk konsumsi, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup, ruang kreativitas, sekaligus peluang bisnis dengan potensi besar,” kata Rumpoko.
Dia menjelaskan lebih dari 75 brand ikut ambil bagian dalam pameran tersebut dengan sekitar 70 persen peserta berasal dari Jawa Timur.
Menurut dia, ICX 2026 berbeda dengan pameran kopi pada umumnya karena lebih banyak menghadirkan specialty coffee dan UMKM lokal.
“Ini pameran specialty coffee. Banyak diikuti coffee shop independen dan UMKM, khususnya dari Jawa Timur. Kami ingin memberi ruang bagi karya anak muda dan pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Penyelenggara menargetkan sekitar 7.500 pengunjung selama pameran berlangsung hingga 31 Mei 2026.



















































