jpnn.com, NABIRE - Situasi di sekitar lokasi yang diduga menjadi area aktivitas tambang emas di Papua Tengah memanas.
Lima warga negara asing (WNA) asal China disebut bersitegang dengan warga sekitar di tengah sorotan terhadap aktivitas pertambangan yang diduga berlangsung di kawasan tersebut.
Kepala Suku Besar Burate, Agus Burate, mengatakan masyarakat setempat mempertanyakan keberadaan dan aktivitas lima WNA China tersebut.
Menurut dia, persoalan ini perlu segera ditangani aparat agar ketegangan di lapangan tidak berkembang menjadi konflik terbuka.
“Kami meminta aparat segera turun tangan dan memeriksa aktivitas mereka. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi benturan dengan masyarakat,” kata Agus dalam keterangan yang diterima wartawan pada Jumat (14/8).
Agus menyebut keberadaan lima WNA tersebut menjadi perhatian masyarakat karena aktivitas mereka diduga berkaitan dengan kegiatan pertambangan emas di wilayah Papua Tengah.
Warga Pertanyakan Aktivitas Tambang
Menurut Agus, masyarakat ingin mendapatkan kejelasan mengenai kegiatan yang dilakukan di lokasi tersebut, termasuk legalitas aktivitas pertambangan.






















































