Jenazah PMI Tertahan di Jepang, Terkendala Biaya, Pemkab Jembrana Turun Tangan

5 hours ago 19

Senin, 01 Juni 2026 – 18:47 WIB

Jenazah PMI Tertahan di Jepang, Terkendala Biaya, Pemkab Jembrana Turun Tangan - JPNN.com Bali

Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana mendatangi rumah duka keluarga PMI asal Mendoyo, I Kadek Mas Heriadi, 34, yang meninggal dunia di Ibaraki, Jepang, beberapa hari lalu. Foto: Humas Pemkab Jembrana

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Pemkab Jembrana bergerak cepat memfasilitasi proses pemulangan jenazah I Kadek Mas Heriadi, 34, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, yang tutup usia di Ibaraki, Jepang, pada Minggu (24/5) lalu.

Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi menegaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai otoritas.

Hal ini guna memastikan almarhum dapat segera dipulangkan ke kampung halaman.

“Kami akan mengupayakan percepatan pengurusan administrasi pemulangan almarhum sesegera mungkin,” ujar Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi dilansir dari laman Pemkab Jembrana.

Almarhum I Kadek Mas Heriadi tak kunjung bisa dipulangkan karena terkendala biaya yang mencapai ratusan juta.

Status PMI nonprosedural menjadi penyebab jenazah almarhum tidak bisa cepat dibawa pulang ke Indonesia.

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, almarhum sempat mengeluhkan sakit pada bagian kaki yang tampak membengkak.

Pihak keluarga dan kerabat sempat membawanya berobat ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Pemkab Jembrana bergerak cepat memfasilitasi proses pemulangan jenazah I Kadek Mas Heriadi, 34, asal Mendoyo yang meninggal di Ibaraki, Jepang

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |