jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Insiden anjloknya KA Bangunkarta di wilayah Bumiayu, Jawa Tengah (wilayah Daop 5 Purwokerto) pada Senin (6/4), memicu perubahan besar pada pola operasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta terpaksa mengalihkan rute sejumlah perjalanan kereta api demi menjamin keselamatan dan kelancaran operasional.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan proses evakuasi rangkaian KA Bangunkarta di Bumiayu masih terus berlangsung.
Ia menjamin bahwa seluruh penumpang yang terdampak akan mendapatkan penanganan yang layak sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami memastikan para penumpang KA terdampak akan mendapatkan layanan sesuai aturan, dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan yang ada," ujar Feni dalam keterangan resminya di Yogyakarta.
Berdasarkan data hingga pukul 17.30 WIB, beberapa rangkaian kereta api mengalami perubahan rute perjalanan (memutar) sebagai berikut:
KA Taksaka (47) relasi Yogyakarta-Gambir dialihkan memutar melalui jalur Yogyakarta-Solo Balapan-Semarang Tawang-Cirebon.
- KA Manahan (62B) relasi Gambir-Solo Balapan dialihkan melalui jalur Prupuk-Tegal-Semarang Tawang-Solo Balapan.
- KA Jayakarta (251B) relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen dialihkan memutar via Solo Jebres-Gundih-Cirebon.

















































