jpnn.com - BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menuntaskan proses evakuasi dan penanganan rangkaian KA Ciremai yang sebelumnya tertimpa longsoran di petak Jalan Maswati - Sasaksaat.
Selain evakuasi sarana, KAI Daop 2 Bandung juga telah menyelesaikan pembersihan material longsoran yang menutupi jalur rel.
Material tanah dan bebatuan yang sempat menghambat perjalanan kereta disingkirkan, sehingga rel kini sudah kembali dapat dilalui.
"Seluruh proses evakuasi sarana KA Ciremai dan pembersihan jalur dari material longsoran telah kami tuntaskan. Per Kamis 2 April 2026 pukul 03.20 WIB, jalur Maswati – Sasaksaat sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api," kata Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo dalam keterangannya, Kamis (2/4).
Seluruh upaya penanganan dilakukan secara intensif oleh tim tanggap darurat guna mempercepat pemulihan jalur dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Hal ini menjadi awal yang penting dalam upaya pemulihan operasional secara normal pascakejadian.
Rangkaian KA pertama yang melintas di lokasi tersebut, yakni eks KA Parahyangan (142) dengan penerapan kecepatan terbatas.
Prosedur ini sangat penting sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kondisi jalur benar-benar aman dilalui.
Kuswardojo menambahkan meskipun jalur telah dapat dilalui, proses normalisasi masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.



















































