Kakorlantas Tinjau Jalur Nasional dan Tol Bayung Lencir–Tempino Jambi

3 hours ago 12

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho mengecek kesiapan jalur arus mudik di Jambi. Dok: NTMC Polri.

jpnn.com, JAMBI - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menggelar pengecekan jalur serta kesiapan personel polantas di berbagai wilayah Indonesia selama Ramadan dalam rangka memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Agus turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan nasional, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, hingga titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Pengecekan meliputi kesiapan infrastruktur, rambu dan sarana pendukung keselamatan, kesiapan pos pelayanan dan pos terpadu, serta kesiapan personel di lapangan.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Korlantas Polri dan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengimplementasikan tagline nasional “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang menjadi semangat bersama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Lebaran 2026.

Salah satu rangkaian pengecekan jalur yakni meninjau Jalan Tol Bayung Lencir - Tempino melalui Gerbang Tol (GT) Pijauan hingga Exit GT Sebapo, Jambi, Senin (23/2).

Agus mengatakan kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan pengamanan arus mudik dan balik pada Operasi Ketupat 2026 di jalur Trans Sumatera. Dia juga berharap kendaraan sumbu tiga nantinya berhenti beroperasi selama pelaksanaan mudik dan balik Lebaran.

"Saya lihat (jalur) Trans Sumatra cukup terkendali, tetapi masih banyak kendaraan yang masih beroperasi. Mudah-mudahan nanti pada saat Operasi Ketupat, kendaraan yang over dimensi tidak melakukan operasional. Karena kita harus mengedepankan rekan-rekan dan saudara kita yang sedang mudik dan balik," kata Kakorlantas.

Dia menyebut beban kendaraan di jalur arteri dapat terbagi sehingga kapasitas lalu lintas menjadi lebih optimal dan diharapkan mampu memperlancar perjalanan pemudik menuju Palembang, Riau, hingga Padang.

"Adanya Trans Sumatera dan tol ini sangat strategis. Karena tadi saya cek bahwa traffic counting itu satu hari sampai 5.000 kendaraan untuk tol. Artinya, ketika kendaraan beroperasi di Trans Sumatera atau arteri, sekarang bisa dibagi dengan adanya tol ini. Sehingga kapasitas volume kendaraan antara arteri dan tol ini tentunya akan memperlancar pemudik nanti yang menuju ke Palembang, Riau, termasuk ke Sumatera Barat," urai dia.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung jalur nasional hingga tol Bayung Lencir- Tempino di Jambi.

Read Entire Article
| | | |