jogja.jpnn.com, SLEMAN - PSS Sleman harus rela pulang tanpa poin seusai ditundukkan tuan rumah Bali United dengan skor 1-2 dalam laga sengit di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (4/9) malam.
Kendati belum mampu mengamankan poin pada laga pembuka musim, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra memberikan apresiasinya terhadap perjuangan para pemain serta apresiasi khusus bagi ribuan suporter yang rela bertandang ke Bali.
Laga yang disaksikan sekitar 16 ribu penonton itu berlangsung ketat sejak peluit pertama ditiup wasit Thoriq Munir Alkatiri.
Bali United membuka keunggulan pada menit ke-39 lewat eksekusi penalti Teppei Yachida usai peninjauan Video Assistant Referee (VAR).
Memasuki babak kedua, Serdadu Tridatu menggandakan keunggulan pada menit ke-66 melalui tembakan Queven Inacio memanfaatkan umpan tarik Remco Balk.
PSS Sleman sempat menipiskan ketertinggalan pada masa injury time (90+5') lewat gol Melvyn Lorenzen, yang masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Riko Simanjuntak.
Namun, gol tersebut datang terlambat untuk menghindarkan Super Elang Jawa dari kekalahan.
Seusai pertandingan, Pieter Huistra mengakui bahwa laga tandang di awal musim selalu menyajikan tantangan yang berat.


















































