Kemenhaj Usulkan War Ticket Atasi Masa Tunggu Antrean Haji, Atalia Prasetya DPR RI Merespons

4 hours ago 21

Kemenhaj Usulkan War Ticket Atasi Masa Tunggu Antrean Haji, Atalia Prasetya DPR RI Merespons

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Atalia Praratya. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gagasan Kementerian Haji dan Umrah dengan War Ticket dalam rangka mengurangi antrean masa tunggu jemaah haji, mendapatkan respons dari berbagai pihak.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Atalia Praratya menyebutkan meskipun gagasan War Ticket sebagai bentuk kegelisahan pemerintah terhadap antrean panjang masa tunggu haji, tetapi gagasan ini dinilai sangat prematur.

Alasannya karena mengabaikan aspek keadilan sosial, dan berpotensi menghancurkan tata kelola keuangan haji yang sudah berjalan baik selama ini.

"Kita semua sepakat menunggu hampir tiga dekade adalah waktu yang terlalu lama. Namun, solusi tidak boleh lahir dari ketergesaan yang justru menimbulkan masalah baru yang lebih besar. Mengembalikan sistem haji ke mekanisme war ticket atau 'balapan cepat' seperti sebelum tahun 2017 adalah sebuah kemunduran besar bagi reformasi tata kelola haji di Indonesia," ujar Atalia.

Atalia menyoroti pernyataan Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf yang mengusulkan sistem "siapa cepat bayar, dia berangkat".

Menurutnya, wacana ini secara terang-terangan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang menganut prinsip first come first serve berdasarkan nomor porsi (NOPORS) pendaftaran .

Menurut Atalia, Ibadah haji adalah panggilan jiwa, bukan ajang balapan klik. Jika sistem war ticket diterapkan, maka yang akan menang adalah mereka yang memiliki gawai super cepat, koneksi internet terbaik, dan kemampuan finansial instan.

"Bagaimana dengan ibu-ibu di kampung yang sudah menabung 20 tahun? Bagaimana dengan kakek-nenek kita yang gaptek? Mereka akan tersisihkan," tegas Atalia.

Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menyebutkan meskipun gagasan War Ticket sebagai bentuk kegelisahan pemerintah terhadap antrean masa tunggu haji.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |