jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA) menjajaki peluang kerja sama untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan.
Hal itu mengemuka saat DPP PATRIA beraudiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor di Kantor Kemnaker, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA) Agustinus Tamo Mbapa (kiri) memberikan plakat cenderamata kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor saat beraudiensi di Kantor Kemnaker, Jakarta, Senin (26/1/2026). Foto: Friederich Batari/JPNN.com
Dalam kesempatan itu, DPP PATRIA terdiri dari Agustinus Tamo Mbapa (Ketua Umum), Septyarini (Sekretaris Jenderal), Maksimus Ramses Lalongkoe (Wakil Ketua Umum Bidang Internal Organisasi), Korneli Saran Kopong (Dewan Pertimbangan), David Tamara (Wakil Sekjen Bidang UMKM, Simon R (Ketua DPD PATRIA Jakarta), dan Maria (anggota Patria).
Sementara itu, Wamenker didampingi oleh Direktur Stankom Ditjen Binalavotas Kemnaker Abdullah Qiqi Asmara, Tenaga Ahli Wamenaker RI Iwan Rinaldo Syarief, Adhi Dwiari, dan Wawan Sugiyanto.
Gustaf sapaan Agustinus Tamo Mbapa menyampaikan DPP PATRIA berkomitmen untuk mendukung program strategis pemerintahan Prabowo khususnya di Kementerian Ketenagakerjaan antara program magang nasional.
Oleh karena itu, menurut Gustaf, DPP PATRIA berkeinginan untuk menjalin kerja sama untuk meningkatkan keterampilan bagi generasi muda agar mendapat akses pekerjaan.






















































