Krisis Energi, KKKS Diharapkan Bisa Bawa Pulang Produksi Minyak di Luar Negeri

1 week ago 17

Krisis Energi, KKKS Diharapkan Bisa Bawa Pulang Produksi Minyak di Luar Negeri

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi kilang minyak milik Pertamina. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) asal Indonesia, seperti Pertamina dan Medco, didorong agar membawa produksi minyak mereka di luar negeri ke Tanah Air.

Nantinya, minyak mentah hasil produksi di luar negeri itu, bisa diolah di kilang-kilang Indonesia dengan harga publish rate, untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) domestik.

”Saya sepakat dan mendukung perusahaan migas asal Indonesia untuk membawa pulang minyak dari luar negeri (dan mengolah di kilang di dalam negeri dengan harga publish rate). Karena dari sisi bisnis ada selisih sedikit, namun yang penting dalam negeri terpenuhi dahulu,” ujar Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro.

Menurut Komaidi upaya tersebut sangat positif. Karena di tengah ancaman krisis energi sekarang, terpenting adalah ketersediaan BBM dalam negeri.

Komaidi mencontohkan beberapa negara lain, yang rakyatnya menderita karena kurangnya ketersediaan BBM di negara tersebut.

”Daripada seperti Filipina, yang sekarang mulai kehabisan energi. Masyarakat di sana sudah jalan kaki ke kantor. BBM pun sudah naik 70%,” ucapnya.

Upaya membawa pulang minyak mentah dari luar negeri tersebut, sebelumnya pernah dilakukan Pertamina akhir Januari lalu.

Ketika itu BUMN tersebut membawa pulang 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair. Minyak mentah tersebut bukan impor. Namun berasal dari Wilayah Kerja (WK) Blok 405 A Aljazair, yang dikelola Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP) yang berada di bawah naungan Subholding Upstream Pertamina.

Karena itu juga, di tengah krisis energi global yang berpotensi merambah ke Indonesia, diharapkan Pertamina kembali membawa hasil produk mereka di luar negeri.

Di tengah krisis energi global yang berpotensi merambah ke Indonesia, diharapkan Pertamina kembali membawa hasil produk mereka di luar negeri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |