jpnn.com, JAKARTA - Tidak mudah mendapatkan indeks prestasi kumulatif (IPK), yaitu 4,00 dalam menjalani proses akademik.
Namun, dr. Rabbania Hiksas, BMedSc (Hons), SpOG mampu meraih nilai sempurna saat menyelesaikan pendidikan spesialis Obstetri dan Ginekologi.
Dokter Rabbani menjadi salah satu mahasiswa Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Di sela-sela acara, dr. Rabbania menyempatkan diri berbagi cerita mengenai perjalanan akademiknya, mulai dari masa pendidikan sarjana kedokteran di FKUI, pengalaman menempuh gelar Bachelor of Medical Science di Melbourne, hingga suka duka selama menjalani pendidikan spesialis obgyn.
Dia mengaku rasa syukur menjadi yang paling ia rasakan.
Menurut dr. Rabbani, pencapaian tersebut sama sekali di luar ekspektasinya dan bukan merupakan target yang ia kejar sejak awal.
"Bersyukur, alhamdulillah bahwa memang dikasih kesempatan seperti ini. Agak cukup terkejut juga, nggak berekspektasi sama sekali," ujarnya.
Dokter Rabbania menjelaskan tidak ada strategi belajar khusus yang ia terapkan.






















.jpeg)































