jpnn.com, TEHERAN - Teheran menuntut kompensasi dari Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), dan Yordania atas peran mereka dalam operasi militer gabungan AS-Israel terhadap Iran, demikian isi surat dari Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani.
Iravani mengirimkan surat tersebut kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Bahrain, yang memegang jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan PBB pada April.
"Mengingat hal tersebut di atas, Kerajaan Bahrain, Kerajaan Arab Saudi, Negara Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kerajaan Hashemite Yordania ... Harus memberikan ganti rugi penuh kepada Republik Islam Iran, termasuk kompensasi atas semua kerusakan materiil dan moral sebagai akibat dari tindakan mereka yang melanggar hukum internasional," demikian isi surat tersebut, sebagaimana dikutip RIA Novosti, Senin (13/4).
Ia menegaskan bahwa negara-negara yang disebutkan itu tidak hanya menyediakan wilayah mereka untuk agresi terhadap Iran, tetapi dalam beberapa kasus, mereka juga terlibat langsung dalam melancarkan "serangan bersenjata ilegal yang menargetkan objek sipil" di Iran.
Ketegangan di kawasan Teluk meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.
Iran kemudian membalas agresi militer itu dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang kini mereka mintai kompensasi. (ant/dil/jpnn)




















































