jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dolfie OFP menyampaikan tidak pernah ada pernyataan resmi dari pimpinan DPR RI terkait persetujuan penghentian operasional atau ekspansi gerai Alfamart dan Indomaret.
Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial dari akun Instagram @bitorexpost pada 22 Februari 2026 terkait klaim DPR RI menyetujui usulan penghentian operasional atau ekspansi gerai Alfamart dan Indomaret merupakan hoaks.
“Disinformasi yang menyesatkan. Publik perlu mendapatkan informasi yang utuh dan benar agar tidak terjadi kesalahpahaman dan keresahan,” kata Dolfie dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/2).
Menurut Dolfie, narasi yang beredar di media sosial telah memelintir dinamika pembahasan rapat kerja di Komisi V DPR RI dan menyajikannya seolah-olah sebagai keputusan lembaga DPR.
Dia menyebut substansi yang beredar merupakan bagian dari dinamika pembahasan di Komisi V DPR RI, dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi.
“Bahkan hal tersebut belum merupakan keputusan rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Desa,” tegasnya.
Dolfie menjelaskan pembahasan aspirasi masyarakat bisa diverifikasi secara jelas dalam dokumen resmi Laporan Singkat (Lapsing) Rapat Kerja Komisi V DPR RI pada 12 November 2025, yang sama sekali tidak memuat keputusan atau rekomendasi sebagaimana diklaim dalam unggahan media sosial tersebut.
Lebih lanjut, Fraksi PDIP berpandangan setiap kebijakan strategis yang berdampak pada pelaku usaha, koperasi desa, dan masyarakat luas harus disertai kajian yang komprehensif dan berbasis data.




















































