jpnn.com - TANGERANG - Persita Tangerang menjadikan sektor penyerangan sebagai fokus utama dalam pembenahan skuad menghadapi Super League 2026/2027.
Pelatih Carlos Pena mengakui performa para striker musim ini belum mampu memenuhi ekspektasi tim.
Menurut Pena, masalah di lini depan menjadi salah satu faktor yang membuat Pendekar Cisadane gagal mencapai target, meski sempat bersaing di papan atas klasemen pada paruh musim.
"Para striker yang kami rekrut belum menunjukkan performa sesuai harapan karena berbagai alasan, dan itu adalah sesuatu yang harus kami atasi jika ingin sukses musim depan," kata Pena.
Dia menegaskan dirinya bersama tim pelatih sudah mengidentifikasi kelemahan dan kebutuhan skuad setelah melakukan evaluasi menyeluruh musim ini.
"Kami telah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan tim. Sekarang kami harus sangat tepat dalam merekrut pemain baru yang bisa meningkatkan level tim," imbuhnya.
Evaluasi tersebut dilakukan setelah Persita menutup musim di peringkat ke-10 klasemen dengan koleksi 45 poin dari 13 kemenangan, enam hasil imbang, dan 15 kekalahan.
Hasil itu dianggap belum memuaskan karena Persita sempat mencuri perhatian dengan bertahan di lima besar selama beberapa pekan.






















































