LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Ditarget Angkut 80.000 Penumpang per Hari

7 hours ago 9
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026). Foto: ANTARA

KabarJakarta.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memproyeksikan jumlah penumpang LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dapat mencapai 80.000 orang per hari setelah layanan tersebut beroperasi secara penuh.

Pramono menjelaskan, pada tahap awal setelah trase hingga Manggarai selesai dan mulai melayani masyarakat, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 60.000 orang setiap hari. Angka itu kemudian diprediksi meningkat menjadi 80.000 penumpang ketika operasional sudah berjalan normal.

“Kalau ini selesai secara keseluruhan, yang sekarang sudah dihitung adalah penumpang sampai Kelapa Gading-Manggarai. Diperkirakan di tahap awal kurang lebih 60.000, nanti kalau sudah normal mencapai 80.000,” ujar Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Kamis (13/8).

Proyeksi tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup besar dibandingkan jumlah pengguna LRT Jakarta sebelum jalur diperpanjang hingga Manggarai. Saat ini, layanan yang menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome hanya mencatat sekitar 4.000 penumpang per hari.

Menurut Pramono, perpanjangan jalur menuju Manggarai akan memberikan pilihan baru bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Peningkatan jumlah penumpang juga didukung oleh rencana penyesuaian jam operasional LRT Jakarta.

Layanan LRT nantinya akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Jam layanan tersebut dibuat menyerupai operasional KRL sehingga masyarakat memiliki waktu yang lebih panjang untuk memanfaatkan transportasi berbasis rel tersebut.

“Tadi Dirut LRT sudah menyampaikan bahwa akan beroperasi sama seperti KRL. Dari jam 5 pagi sampai dengan jam 24.00. Sehingga dengan demikian, ini menjadi backbone baru,” terang Pramono.

Ia berharap keberadaan jalur LRT yang terhubung hingga Manggarai dapat memperkuat jaringan transportasi umum di Jakarta. Stasiun Manggarai sendiri merupakan salah satu titik penting dalam jaringan transportasi karena terhubung dengan layanan kereta komuter.

Selain penyelesaian trase Kelapa Gading-Manggarai, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan kelanjutan pembangunan LRT menuju Dukuh Atas. Pramono mengungkapkan pembahasan mengenai proyek tersebut telah dilakukan bersama Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta serta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pemilik proyek pembangunan LRT Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan trase menuju Dukuh Atas dapat dimulai pada 2027. Pramono memastikan anggaran untuk tahap pembangunan tersebut telah tersedia.

“Kita akan mulai tahun depan, dan dananya sudah tersedia. Diharapkan selesai pada Agustus 2028,” ucapnya.

Jika rencana tersebut berjalan sesuai target, jaringan LRT Jakarta akan memiliki jangkauan yang lebih luas dan dapat menjadi bagian penting dalam sistem transportasi massal ibu kota. Perluasan jaringan juga diharapkan mendorong lebih banyak warga meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.

Read Entire Article
| | | |