Magnet Wisata Belanja di PIK, Hub Konsumsi Wisman untuk Jastip hingga Distribusi Produk

13 hours ago 10

Magnet Wisata Belanja di PIK, Hub Konsumsi Wisman untuk Jastip hingga Distribusi Produk

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Fenomena wisata belanja di Pantai Indah Kapuk (PIK) menunjukkan dinamika baru dalam industri pariwisata. Foto: dokumentasi PIK

jpnn.com, JAKARTA - Fenomena wisata belanja di Pantai Indah Kapuk (PIK) menunjukkan dinamika baru dalam industri pariwisata. Wisatawan mancanegara atau wisman, seperti dari Malaysia, tidak hanya datang sebagai turis, tetapi juga sebagai konsumen aktif sekaligus pelaku distribusi informal produk lokal.

Menurut Tourism Planning PIK Tourism Board Ricky Adiputra, perilaku itu sudah terbentuk dalam beberapa tahun terakhir. “Belanja itu sudah seperti agenda wajib bagi wisatawan Malaysia saat ke PIK,” katanya.

Kawasan By The Sea PIK menjadi titik sentral aktivitas tersebut. Dengan konsep open-air retail bernuansa tropis, kawasan itu menghadirkan pengalaman belanja yang berbeda dibandingkan pusat perbelanjaan konvensional.

Wisatawan pun bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengeksplorasi tenant lokal.

“Mereka bisa menghabiskan waktu dari siang sampai sore hanya untuk berburu produk lokal,” ujar Ricky.

Produk yang dibeli tidak hanya untuk kebutuhan pribadi. Sebab, ada yang berbelanja karena titipan.

“Tidak sedikit yang kemudian membuka jastip (jasa titip, red) untuk dibawa kembali ke Malaysia,” tambah Ricky.

Fenomena itu memperlihatkan bagaimana pariwisata mampu menciptakan efek ekonomi turunan, khususnya bagi pelaku UMKM lokal.

Fenomena wisata belanja di Pantai Indah Kapuk (PIK) menunjukkan dinamika baru dalam industri pariwisata.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |