jatim.jpnn.com, SURABAYA - Gelombang massa buruh Jawa Timur mulai bergerak memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5).
Ribuan buruh berangkat dari Masjid Al-Akbar Surabaya menuju pusat kota sekitar pukul 13.00 WIB.
Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, massa bergerak menggunakan puluhan bus, mobil komando, serta konvoi sepeda motor menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.
Aksi tersebut melibatkan sekitar 6.000 buruh dari berbagai serikat yang tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja Jawa Timur.
Mereka membawa 21 tuntutan strategis, mulai dari pengawasan praktik outsourcing hingga perlindungan pekerja dari ancaman PHK akibat dampak konflik global.
Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Jawa Timur Nuruddin Hidayat menegaskan aksi ini bukan sekadar seremoni tahunan.
“Aksi May Day 2026 ini merupakan bentuk konsolidasi kekuatan buruh untuk memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, serta kepastian hukum,” ujar Nuruddin, Kamis (30/4).
Dia menyebut, melalui aksi ini buruh ingin menagih komitmen pemerintah agar aspirasi yang disampaikan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan konkret.



















































