Menikmati Waktu Ngabuburit Sambil Menonton Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

1 hour ago 19

Jumat, 13 Februari 2026 – 09:00 WIB

Menikmati Waktu Ngabuburit Sambil Menonton Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta - JPNN.com Jogja

Panitia Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026 menjelaskan konsep acara, Rabu (11/2). Foto: Pemkot Jogja

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI akan kembali digelar pada 25 Februari hingga 3 Maret 2026 di kawasan Kampoeng Ketandan Malioboro, tepatnya di Jalan Ketandan dan Jalan Suryatmajan, Kota Yogyakarta.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek kali ini berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Panitia pun menyesuaikan konsep acara agar dapat menjadi ruang ngabuburit bagi masyarakat.

Wakil Ketua Pelaksana PBTY XXI Subekti Saputro Wijaya mengatakan pihaknya akan memulai rangkaian kegiatan lebih awal untuk mengakomodasi masyarakat yang berpuasa.

“Kami tetap mulai pukul 5 sore, bahkan kalau bisa sebelumnya karena yang berpuasa butuh ngabuburit. Jadi, kami sajikan panggung untuk teman-teman Jogja ngabuburit di sana,” kata Subekti, Rabu (11/2).

Mengusung tema “Warisan Budaya Memperkuat Persatuan Bangsa”, PBTY 2026 diharapkan menjadi ruang perjumpaan lintas budaya yang menegaskan nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Yogyakarta.

Pada gelaran tahun ini, panggung utama dipindah ke Jalan Suryatmajan dengan desain khusus. Panggung tersebut dapat diangkat dan diturunkan sesuai kebutuhan.

“Panggungnya bisa diangkat ke atas. Kalau mau digunakan baru diturunkan. Jadi, tidak mengganggu arus lalu lintas pagi sampai siang,” ujarnya.

Selain panggung utama, sebanyak 172 stan bazar akan memeriahkan PBTY XXI.

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta akan digelar bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Yuk, lihat rangakain acaranya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |