jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Sejumlah kendaraan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, masih beroperasi dan melayani penumpang.
Perusahaan Oto Bus (PO) memilih bertahan di Terminal Cicaheum, sekalipun sudah ada imbauan untuk segera pindah ke Terminal Leuwipanjang.
Terminal Cicaheum akan dialihfungsikan menjadi Depo Bus Rapid Transit (BRT) yang proyeknya saat ini tengah bergulir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Founder PO Gunung Harta, Eni mengatakan, hingga hari ini perusahaannya masih membuka layanan penumpang rute Bandung - Denpasar. Alasannya, masih banyak penumpang yang memesan tiket keberangkatan dari terminal ini.
"Kalau dilihat dari isian (jumlah penumpang) selama ini Cicaheum paling tinggi pengisiannya, ini terminal yang sangat diminati sama para penumpang," kata Eni kepada JPNN di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, perusahaan sudah mengetahui informasi himbauan untuk mengosongkan terminal per 25 Mei, kemarin. Pihaknya juga sudah menginformasikan ihwal pemindahan layanan dari Cicaheum ke Leuwipanjang kepada para penumpang.
Namun begitu, perusahaan merasa sosialisasi oleh pengelola Terminal Cicaheum belum maksimal. Banyak penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket keberangkatan dari Cicaheum.
"Sosialisasinya diperpanjang lagi. Yang pasti harapannya, dari sisi perususahaan ini titik penumpang paling tinggi, jadi disayangkan saja kalau harus pindah ke Leuwipanjang," ungkapnya.



















































