jpnn.com, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan investasi terbesar suatu daerah bukan semata infrastruktur fisik, melainkan kualitas manusia, nilai, dan kesadaran kolektif generasi mudanya.
Menurutnya, masa depan peradaban Riau ditentukan oleh pilihan hari ini, yakni apakah generasi muda memilih peduli atau abai.
Penegasan itu disampaikan Irjen Herry saat memberikan orasi pada kegiatan Youth Green Policing Eco Academy (YGPEA) 2026 yang diikuti sekitar 1.000 siswa se-Provinsi Riau, bertempat di GOR Tri Buana, Pekanbaru, Kamis (15/1).
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah pemikir dan tokoh nasional sebagai orator, antara lain Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Guru Besar Filsafat Sosial UNJ Robet, serta aktivis lingkungan Sherly Annavita.
Mereka bersama-sama menegaskan pentingnya membangun kesadaran ekologis dan etika sosial sejak usia muda.
Dalam orasinya, Irjen Herry menekankan perubahan peradaban selalu dimulai dari generasi muda yang berani berpikir, bersikap, dan bertindak.
Dia mengatakan kepemimpinan tidak lahir dari jabatan, melainkan dari keberanian mengambil tanggung jawab moral ketika banyak orang memilih diam.
“Kalian tidak harus menjadi pejabat atau tokoh terkenal untuk berdampak. Menjadi generasi yang peduli, berani, dan bertanggung jawab sudah merupakan investasi peradaban,” ujar Irjen Herry.






















































