Pengamat: Keanggotaan RI di BoP Tak Terikat dengan Aksi Militer Amerika Serikat

2 hours ago 13

 Keanggotaan RI di BoP Tak Terikat dengan Aksi Militer Amerika Serikat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian (Board of Peace) di samping Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf mengatakan bergabungnya Indonesia ke BoP tidak serta merta menjadikan Indonesia sebagai sekutu Amerika Serikat yang subordinatif. Melainkan mitra strategis untuk perdamaian kawasan Timur Tengah. 

"Dalam dinamika Hubungan Internasional, itu dapat dibaca sebagai partispasi berbasis isu strategis bagi dunia, bukan alliance atau persekutuan tanpa basis sama sekali," ungkap Subhan dikutip, Rabu (5/3).. 

Terlebih, kata Subhan, BoP ini bukan pakta militer seperti NATO yang mewajibkan anggotanya saling dukung militer jika ada ancaman dari musuh bersama. 

Indonesia tidak bisa dikaitkan dengan tindakan militer negara lain sesama anggota BoP, dalam konteks ini adalah serangan AS terhadap Iran.

"BoP bukan aliansi militer seperti NATO. Jadi, Indonesia sebagai anggota dari BoP tidak bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri Amerika Serikat, meski mungkin secara normatif memiliki kemungkinan untuk komunikasi konsultatif," terang Subhan.

Menurut dia, partisipasi Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan kebijakan luar negeri strategis yang sesuai dengan mandat Konstitusi.

“Indonesia harus terlibat aktif dalam usaha perdamaian dunia,” ungkap Subhan.

Sebab, BoP memiliki pendekatan yang mirip dengan 'Marshall Plan' pasca Perang Dunia Kedua, yaitu pembangunan kembali wilayah setelah perang. 

Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf mengatakan bergabungnya Indonesia ke BoP tidak serta merta menjadikan Indonesia sebagai sekutu Amerika Serikat

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |