jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai polemik antara Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mempertontonkan komunikasi buruk anggota kabinet.
"Sangat tidak layak dicontoh. Dua menteri tersebut memperontonkan berkomunikasi yang buruk," kata dia kepada awak media, Kamis (12/2).
Sebelumnya, Purbaya dan Trenggono terlibat saling melontarkan pernyataan ke publik berkaitan dana pembuatan kapal.
Mulanya, Purbaya yang berbicara itu tersebut dalam forum yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Selasa (10/2).
Purbaya dalam forum bertanya ke para pengusaha kapal terkait kemungkinan pesanan dari Kemeneterian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ternyata belum masuk.
Dia mempertanyakan alasan pesanan KKP belum sampai ke pengusaha ketika anggaran sudah tersedia dari Kemenkeu.
Sakti merespons pernyataan Purbaya dengan menyebut dana untuk pembuatan kapal bersumber dari pinjaman luar negeri, sedangkan KKP hanya memfasilitasi urusan teknis.
Purbaya mengaku bisa saja salah ketika membahas soal penggunaan anggaran pembuatan kapal.




















































