Persebaya Terpaksa Naik Kapal dan Bus Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

1 hour ago 16

Minggu, 06 September 2026 – 15:33 WIB

Persebaya Terpaksa Naik Kapal dan Bus Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau - JPNN.com Jatim

Skuad Persebaya saat menaiki kapal dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Minggu (6/9). Foto: Dok. Persebaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA -
Skuad Persebaya Surabaya terpaksa melintasi jalur darat dan laut, setelah melakoni laga di Lampung. Sebab, bandara ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Tim Green Force baru saja melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9). Mereka seharusnya pulang menggunakan pesawat.

“Tim Persebaya harus kembali dari Lampung menggunakan jalut darat dan laut,” kata Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno alias Vino tertulis, Minggu (6/9).

Yohvinno mengatakan rombongan Persebaya keluar dari tempat menginap di Lampung, sekitar pukul 07.00 WIB. Mereka melanjutkan perjalanan menuju ke Pelabuhan Bakauheni.

“Menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang menuju Pelabuhan Merak. Sesampainya di Merak tim akan l bertolak menuju Surabaya kembali menggunakan jalur darat,” jelasnya.

Sementara itu, kapten Persebaya, Francisco Rivera mengungkapkan baru merasakan perjalanan menggunakan kapal setelah bertanding, selama membela tim berjuluk Bajol Ijo.

“Ya, ini pengalaman baru bepergian seperti ini ke Surabaya. Kami bisa memahami para suporter yang melakukan perjalanan yang sama untuk mendukung kami,” ujar Rivera.

“Pertama kalinya saya bepergian seperti ini, di kapal, di Indonesia. Setelah perjalanan bus, kami berharap semuanya baik-baik saja dan kami bisa cepat tiba di Surabaya,” imbuhnya.

Persebaya terpaksa naik bus dan kapal karena penerbangan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |