jpnn.com, LONDON - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, pada Selasa (20/1).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Starmer menggelar pertemuan bilateral untuk membahas peluang penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris.
Starmer mengapresiasi kemajuan hubungan bilateral kedua negara. Dia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Prabowo atas kesepakatan kerja sama di bidang maritim yang telah disepakati pada November lalu.
“Terima kasih atas kesepakatan maritim yang kami tandatangani, meskipun dilakukan secara virtual, pada KTT G20 lalu. Kesepakatan tersebut sangat penting bagi Inggris karena telah membuka banyak lapangan pekerjaan,” ujar Starmer, dikutip dari rilis resmi Istana.
Adapun, kerja sama maritim yang dimaksud adalah Maritime Partnership Programme (MPP), di mana kedua negara berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan maritim Indonesia.
Keduanya berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas angkatan laut dan pengadaan lebih dari 1.000 armada perikanan guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, program senilai 4 miliar Pound Sterling yang dipimpin oleh perusahaan pertahanan Inggris Babcock itu dinilai bisa menambah 1.000 lapangan kerja baru di Inggris.
Sementara bagi Indonesia, kemitraan itu diharapkan mampu membuka peluang investasi baru di industri galangan kapal, membantu revitalisasi komunitas nelayan, serta memperkuat pertahanan dan keamanan maritim nasional.






















































