Polisi Bongkar Praktik Penimbunan Pertalite di Kediri, Pelaku Raup Untung dari Pom Mini

1 hour ago 20

Sabtu, 02 Mei 2026 – 19:37 WIB

Polisi Bongkar Praktik Penimbunan Pertalite di Kediri, Pelaku Raup Untung dari Pom Mini - JPNN.com Jatim

Polres Kediri mengungkap kasus penyalahgunaan BBM Pertalite. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, KEDIRI - Polres Kediri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

Seorang pria berinisial KA ditangkap setelah terbukti menimbun dan menjual kembali BBM subsidi ke sejumlah pom mini untuk meraih keuntungan.

Kapolres Kediri Bramastyo Priaji menjelaskan pelaku menjalankan aksinya dengan membeli Pertalite secara berulang di SPBU, lalu memindahkannya ke galon sebelum dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Tersangka membeli bbm Pertalite seharga Rp10.000 menggunakan sarana motor Yamaha PCX warna merah dengan tangki berkapasitas 15 liter dan dipindah ke galon minum berkapasitas 15 liter yang ada di depan kita dengan menggunakan selang. Kemudian dijual ke toko pom mini di wilayah Kecamatan Gurah, Kediri dengan harga Rp10.800 per liter,” jelas Bramastyo.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Unit Tipidsus Satreskrim Polres Kediri di wilayah Plosoklaten pada Senin (13/4)  sekitar pukul 16.30 WIB.

Polisi mencurigai aktivitas tersangka yang bolak-balik melakukan pembelian BBM di SPBU dalam jumlah tidak wajar.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB, petugas langsung menangkap KA di rumahnya di Dusun Klaten, Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 16 galon berisi Pertalite dengan total sekitar 240 liter, serta sejumlah galon kosong, selang, dan peralatan lain yang digunakan untuk memindahkan BBM.

Pria di Kediri ditangkap usai menimbun Pertalite dan menjual ke pom mini. Modusnya bolak-balik SPBU, mampu kumpulkan hingga 300 liter BBM per hari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |