Polisi Selidiki Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, 3 Anak Punya Masalah Kesehatan

3 hours ago 18

Selasa, 19 Mei 2026 – 07:45 WIB

Polisi Selidiki Kasus Penitipan 11 Bayi di Pakem, 3 Anak Punya Masalah Kesehatan - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Tempat penitipan anak atau daycare di Yogyakarta. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, SLEMAN - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah mendalami kasus penitipan 11 bayi di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di kawasan Pakem, Sleman. Langkah itu diambil kepolisian dengan mengevakuasi seluruh bayi tersebut lantaran lokasi penitipan diketahui belum memiliki pendampingan resmi serta penanganan dari tenaga kesehatan profesional.

Kasus ini mendadak menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, mayoritas orang tua dari bayi-bayi tersebut diketahui masih berstatus sebagai mahasiswa dan belum terikat pernikahan.

"Kasus ini menyita perhatian publik lantaran sebagian besar orang tua bayi masih berstatus mahasiswa dan belum menikah," ujar Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Mateus Wiwit Kustiyadi di Sleman, Senin (18/5).

Pascaevakuasi, tim medis dari rumah sakit bersama Dinas Kesehatan langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh bayi.

Hasilnya, petugas menemukan adanya gangguan kesehatan pada tiga bayi yang sebelumnya tidak terdeteksi oleh pihak pengasuh daycare.

“Tiga bayi tersebut mengalami sakit kuning, hernia, dan kelainan jantung bawaan,” ungkap AKP Wiwit.

Meski demikian, Wiwit memastikan bahwa kondisi ketiga bayi tersebut saat ini telah membaik.

Bayi yang didiagnosis mengalami kelainan jantung bawaan kini sudah diserahkan kembali ke pangkuan ibunya, tetapi tetap berada dalam pendampingan dan pemantauan ketat dari Dinas Sosial.

Polresta Sleman sedang menyelidiki dugaan pelanggaran dalam kasus tempat penitipan bayi di Pakem.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |