Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi yang Digigit Anjing d Sumedang

1 hour ago 23

Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi yang Digigit Anjing d Sumedang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Jajaran Polsek Conggeang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sumedang saat melakukan pemeriksaan di Conggeang, Sumedang, Jawa Barat. ANTARA/HO-Polres Sumedang.

jpnn.com - Polisi masih menyelidiki temuan jasad bayi laki-laki di Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, yang diduga mengalami luka akibat gigitan anjing.

Kapolsek Conggeang AKP Suratman menyebut bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa lengan dan kaki kiri, sedangkan bagian wajah serta pergelangan kaki kanan mengalami luka yang diduga akibat gigitan anjing.

"Masih dalam penyelidikan, dugaan belum tahu pasti karena masih penyelidikan. Kondisi jasad sendiri mukanya sudah rusak, kaki sama tangan kiri itu bekas gigitan anjing," kata dia, Minggu (30/8/2026).

Polisi masih mendalami identitas bayi, penyebab kematian, serta bagaimana bayi yang diperkirakan baru berusia satu hingga dua hari tersebut bisa berada di lokasi.

Dirinya juga menjelaskan bahwa jasad bayi sendiri ditemukan pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 19.30 WIB, di halaman rumah kosong di Dusun Sukaluyu setelah diseret oleh seekor anjing.

Saksi sekaligus pemilik anjing, Rohimat Nur Fadilah, mengatakan awalnya dirinya mengira benda yang dibawa anjing peliharaannya merupakan bangkai anak kambing.

"Dibawa sama anjing, saya kira anak kambing. Ternyata bayi. Saya lihat enggak ada tangannya," ujar Rohimat.

Setelah memastikan benda tersebut merupakan bayi, Rohimat menghubungi saudara dan warga sekitar serta melaporkan temuan itu kepada kepolisian.

Polisi masih menyelidiki temuan jasad bayi laki-laki di Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, yang digigit anjing. Begini dugaan polisi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |