jpnn.com, JAKARTA - Strategi promosi agresif yang dilakukan Wings Group melalui peluncuran AMDK Aquviva pada Februari 2025, dinilai efektif untuk menarik perhatian pasar.
Namun, keberhasilan tersebut disebut belum tentu menjamin loyalitas konsumen dalam jangka panjang.
Praktisi komunikasi pemasaran dari LSPR Institute Safaruddin Husada, menegaskan bahwa promosi besar-besaran berperan sebagai langkah awal untuk menembus pasar.
Menurutnya, strategi ini berfungsi sebagai pemecah hambatan masuk sekaligus mendorong konsumen mencoba produk baru.
Safaruddin menjelaskan, tanpa promosi yang kuat, sebuah merek sulit masuk dalam pertimbangan konsumen.
Dia menilai langkah Aquviva tepat untuk menciptakan awareness dan mendorong uji coba di tengah persaingan ketat industri AMDK.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa efek promosi memiliki keterbatasan. Promosi disebut hanya mampu mendorong penjualan dalam jangka pendek, tetapi tidak otomatis menciptakan loyalitas konsumen.
“Promosi memang dapat meningkatkan penjualan jangka pendek, tetapi jarang menciptakan loyalitas jangka panjang jika tidak disertai diferensiasi yang jelas,” ujar Safaruddin.






















































