jpnn.com, BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.
Salah satunya melalui proyek pembangunan Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur.
Proyek terintegrasi dari hulu ke hilir tersebut terdiri dari Pipa Gas Senipah, tangki penyimpanan raksasa Lawe-lawe, CDU (Crude Destilation Unit), Fasilitas RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) Complex, hingga Terminal BBM Tanjung Batu yang diharapkan akan menjadi salah satu penopang distribusi energi bagi masyarakat Indonesia Timur.
Tak hanya mendorong terpenuhinya energi, pembangunan proyek energi ini turut menggerakkan ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat.
Seperti yang dirasakan langsung Yanti, pemilik warung makan di sekitar lokasi Kilang Pertamina.
Setiap hari, warung yang menyediakan menu rumahan ini melayani pekerja pembangunan proyek Infrastruktur Energi Terintegrasi di Kalimantan Timur ini.
Selama pembangunan proyek berlangsung, jumlah pengunjung meningkat dan pendapatannya dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Alhamdulillah, kami bersyukur. Untuk sehari-hari perputaran ada. Mudah-mudahan pekerja Pertamina, Pertamina Hulu Mahakam, dan yang makan siang tetap bisa datang ke warung sekitar sini walau proses pembangunan telah selesai,” harap Yanti.





















































