Seno Anggap Teror yang Diterima Ketua BEM UGM Bentuk Kemunduran Demokrasi

3 hours ago 17

Seno Anggap Teror yang Diterima Ketua BEM UGM Bentuk Kemunduran Demokrasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penggagas Komunitas Pandu Negeri Aryo Seno Bagaskoro. Source for JPNN

jpnn.com, YOGYAKARTA - Penggagas Komunitas Pandu Negeri Aryo Seno Bagaskoro menilai teror yang diterima Ketua BEM Universitas Gajah Mada (UGM) Tiyo Ardianto dan keluarga sebagai bentuk kemunduran peradaban bangsa.

Menurut Seno, kritik Tiyo terhadap pemerintah sebenarnya menjadi keresahan anak muda yang ingin ada perbaikan kondisi negara.

“Ide yang disampaikan oleh Tiyo adalah akumulasi kristalisasi keresahan anak-anak muda. Substansi idenya adalah perbaikan terhadap status quo yang banyak orang merasa stagnan.” kata Seno kepada awak media, Senin (23/2).

Diketahui, Tiyo dan keluarga menerima teror setelah melontarkan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Misalnya, Tiyo menerima pesan WhatsApp bernada ancaman penculikan dari nomor dengan kode Inggris.

Selain ancaman penculikan, peneror juga mengirimkan pesan yang menuduh Tiyo sebagai agen asing dan mencari panggung.

Menurut Seno, pemerintah seharusnya melindungi hak kebebasan berpendapat setiap orang, karena hal itu menjadi amanat konstitusi.

Dia berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas pelaku teror untuk memastikan kemerdekaan berpendapat dilindungi.

Penggagas Komunitas Pandu Negeri Aryo Seno Bagaskoro menyebut pemerintah seharusnya melindungi hak kebebasan berpendapat setiap orang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |