bali.jpnn.com, DENPASAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali meminta masyarakat di sekitar fasilitas sirine banjir memanfaatkan peringatan yang berbunyi di tengah kepungan banjir yang terjadi sejak Senin (23/2) malam kemarin.
Selasa hari ini (24/2), banjir terjadi di sejumlah titik di Kota Denpasar, setelah hujan lebat mengguyur Bali sejak Sabtu (21/2) lalu.
BPBD Bali diketahui memasang sirine banjir di enam titik.
“Bagi masyarakat yang ada di pinggir Tukad Badung, tolong perhatikan suara sirine dan perkembangan kenaikan air.
Tetap waspada, mengikuti perkembangan situasi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana di Denpasar, Selasa (24/2).
Menurut Gede Agung Teja Bhusana, meski sirine banjir baru terpasang di enam titik, setidaknya secara fungsi bisa mengurangi risiko jatuh korban seperti saat banjir besar pada September 2025 lalu.
Sejauh ini peringatan pada sirine juga baru menunjukkan aktivitas air yang naik hingga level satu dan dua, belum menyentuh puncaknya atau meluap dari bantaran sungai.
“Sirine sudah berfungsi baik, tadi pagi pukul 03.00 WITA sudah bunyi sekali.

















































