Soal Kabar Riset Palsu WNI, Komisi X Dorong Investigasi dan Penegakan Sanksi Etik

1 day ago 25

Soal Kabar Riset Palsu WNI, Komisi X Dorong Investigasi dan Penegakan Sanksi Etik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengaku prihatin mendengar kabar dugaan skandal riset palsu yang melibatkan WNI dalam forum ilmiah internasional. 

Menurutnya, nama Indonesia jadi negatif di internasional apabila benar WNI terjadi riset palsu di forum internasional. 

"Bukan hanya melanggar etika akademik, tetapi juga dapat mencoreng nama baik Indonesia," kata Lalu melalui layanan pesan, Kamis (28/5).

Dia menyebutkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) seharusnya menjadi alat bantu memperkuat kualitas riset, bukan untuk memanipulasi karya ilmiah.

"Kasus ini harus menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan tinggi dan riset nasional," ujar Lalu.

Dia mendorong dilakukan investigasi dan penegakan sanksi etik apabila dugaan riset palsu terbukti. 

"Jangan sampai tindakan segelintir oknum, merusak kepercayaan internasional terhadap para akademisi dan peneliti Indonesia, yang selama ini bekerja dengan jujur dan profesional," ungkapnya.

Lalu mengatakan pemerintah hingga lembaga riset ke depan perlu memperkuat pengawasan serta tata kelola integritas akademis menyikapi skandal riset palsu melibatkan WNI.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyebutkan artificial intelligence (AI) seharusnya menjadi alat bantu memperkuat kualitas riset.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |