jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Rakyat Membela Prabowo (Rambo) mengusulkan sosok Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha sebagai calon Jaksa Agung menyongsong awal 2026 ini.
Ketua Umum Rambo Haetami Abdallah mengatakan sosok yang mengemban Jaksa Agung tak dapat dipilih secara sembarang mengingat memiliki peran penting dalam mengawal agenda penegakan hukum yang telah dijanjikan kepada rakyat Indonesia oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Sukarelawan Prabowo sejak awal memperjuangkan pemerintahan yang tegas, berdaulat, dan berpihak pada keadilan. Untuk itu, Jaksa Agung yang dipilih harus sosok yang berani, bersih, dan tidak bisa ditekan oleh kepentingan mana pun. Kami menilai Dr Tjokorda adalah figur yang paling mendekati kriteria tersebut," kata Haetami dalam siaran persnya, Jumat (2/1).
Haetami menjelaskan dukungan yang diberikan pihaknya terhadap Tjokorda untuk dapat maju sebagai calon Jaksa Agung pada era kepemimpinan Prabowo.
Menurutnya pemerintahan Prabowo yang tengah menghadapi tantangan besar dalam membangun sistem hukum yang kuat dan terpercaya sehingga diperlukan sosok pemimpim dengan keberanian untuk mengambil keputusan strategis terutama dalam upaya pemberantasan korupsi oleh institusi Kejaksaan Agung (Kejagung).
Oleh sebab itu, Tjokorda dinilai tepat untuk memimpin Kejagung dengan pengalaman yang mumpuni hingga karakter kepemimpinan yang telah teruji menghadapi berbagai kompleksitas kasus hukum yang semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman.
Kendati demikian, Haetami menyebut integritas personal Tjokorda menjadi faktor utama yang membuat relawan Prabowo merasa yakin untuk memberikan dukungan politik dan moral kepadanya.
"Agenda Presiden Prabowo membutuhkan aparat penegak hukum yang tidak ragu menindak pelanggaran, siapa pun pelakunya. Jaksa Agung harus menjadi benteng terakhir keadilan, bukan sekadar pejabat administratif yang hanya menjalankan tugas secara mekanis,” ujar Haetami.






















































