Tak Ikut Arab Saudi, Beberapa Negara Pilih Berpuasa Besok

2 hours ago 18

Tak Ikut Arab Saudi, Beberapa Negara Pilih Berpuasa Besok

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Seorang anggota departemen agama di Malaysia sedang melakukan rukyat, di Kuala Lumpur, 17 Februari 2026. Foto: Arif Kartono/AFP

jpnn.com - RIYADH - Rukyatulhilal di wilayah Arab Saudi mendapati bulan sabit muda sebagai penanda awal Ramadan 1447 Hijriah telah terlihat.

Hasilnya, Negeri Petrodolar itu pun memulai puasa Ramadan pada hari ini (18/2/2026).

Laman Middle East Eye mewartakan beberapa negara dengan penduduk mayoritas muslim, seperti Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Yaman, Afghanistan, Palestina, dan Irak juga memulai Ramadan tahun ini bersamaan dengan Arab Saudi.

Meski demikian, tidak semua negara tetangga Arab Saudi serta-merta mengikuti keputusan itu. Misalnya, Yordania tetap akan mengawali Ramadan tahun ini pada Kamis (19/2/2026).

Demikian pula dengan Mesir, Tunisia, Libya, dan Oman, yang menetapkan puasa awal Ramadan 1447 H jatuh besok. Langkah serupa juga dilakukan Syria dan Turkiye.

Sejumlah negara mayoritas Muslim lainnya di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunei, juga akan memulai puasa wajib besok. Alasannya karena hilal belum terlihat untuk menetapkan awal Ramadan.

Iran sebagai negeri dengan mayoritas muslim bermazhab Syiah juga akan memulai puasa Ramadan besok. Umat Islam Syiah di Irak juga mengikuti Iran.

“Ramadan (puasa) akan dimulai Kamis,” ujar ulama terkemuka Syiah di Irak Ayatollah Ali al-Sistani.

Tak semua negara tetangga Arab Saudi mengikuti keputusan itu. Yordania 1 Ramadan-nya Kamis, 19 Februari.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |