jpnn.com - SURABAYA - Pelatih baru Persebaya Bernardo Tavares punya peran dalam aktivitas timnya di bursa transfer paruh musim Super League.
Dia mengatakan perekrutan tiga pemain asing baru merupakan hasil evaluasi yang disesuaikan dengan kebutuhan tim dan kondisi finansial klub.
“Ya, ada tiga pemain yang saya lihat. Saya pikir dengan anggaran yang diberikan klub, kami bisa mendapatkan tiga pemain ini. Kami berharap ketiga pemain ini dapat membantu kami,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.
Salah satu pertimbangan utamanya adalah keseimbangan komposisi pemain, terutama untuk mengantisipasi situasi bola mati yang kerap menjadi tantangan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini.
“Salah satu hal yang saya lihat di tim ini adalah kami tidak memiliki terlalu banyak pemain jangkung. Inilah sebabnya kami kebobolan banyak gol dari bola mati. Dan saya pikir penting untuk memiliki keseimbangan,” ujarnya.
Dia pun menilai Persebaya membutuhkan kombinasi ideal antara pemain cepat dan pemain dengan postur tinggi.
“Penting untuk memiliki pemain yang tidak terlalu tinggi karena mereka memiliki kecepatan, tetapi juga penting untuk memiliki pemain yang tinggi untuk mereka. Salah satu momen pertandingan di Indonesia, banyak gol berasal dari bola mati. Jadi, penting bagi kami untuk memiliki keseimbangan dalam skuad kami," katanya.
Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, ditambah kondisi ekonomi global, maka pasar pemain Brasil menjadi pilihan paling realistis.






















































