jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Seorang bocah hilang setelah tenggelam saat bermain air di aliran Sungai Bodeng, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Tulungagung pada Minggu (7/12).
Insiden bermula saat tiga bocah, yakni Rizal, Rangga, dan Daffa, berpamitan kepada orang tua untuk pergi memancing di Sungai Bodeng.
Setibanya di lokasi, mereka menemukan ban dalam mobil dan memutuskan bermain air menggunakan ban tersebut.
Namun, saat Rizal dan Rangga menaiki ban, ban mendadak terbalik. Keduanya yang diduga tidak bisa berenang langsung tenggelam.
Sementara itu, Daffa segera berlari meminta pertolongan warga. Warga kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya Rangga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Tim SAR gabungan menyisir aliran Sungai Bodeng mencari keberadaan korban. Pencarian dilakukan menggunakan dua perahu karet milik BPBD dan Damkar Tulungagung, serta penyisiran darat oleh petugas bersama sukarelawan.
Komandan Operasi Basarnas Pos SAR Trenggalek Fitra Atmakasanda mengatakan dari dua korban tenggelam, satu anak bernama Rangga (11) ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan mengapung sekitar 300 meter dari titik awal kejadian, sedangkan satu korban lainnya, Rizal (11), hingga Minggu sore belum ditemukan.



















































