Investigasi Penyebab Pesawat Jatuh di Nunukan, Pelita Air dan KNKT Turunkan Tim Hari Ini

3 hours ago 20

Jumat, 20 Februari 2026 – 06:15 WIB

Investigasi Penyebab Pesawat Jatuh di Nunukan, Pelita Air dan KNKT Turunkan Tim Hari Ini - JPNN.com Kaltim

Prajurit TNI bersama warga berusaha memadamankan api yang membakar pesawat milik PT Pelita Air Service di wilayah pegunungan Pabetung Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2/2026). Foto: Antara/HO-Kodam VI/Mulawarman/tom

kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - PT Pelita Air Service menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat carter di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan.

Peristiwa itu menyebabkan pilot pesawat Capt. Hendrick Lodewyck Adam meninggal dunia.

Pelita Air bersama KNKT telah menjadwalkan tim untuk melakukan investigasi pada Jumat (20/2) hari ini.

"Pelita Air bersama KNKT akan memberangkatkan tim gabungan ke Long Bawan pada 20 Februari 2026 untuk segera memulai proses investigasi penyebab jatuhnya pesawat," kata Corporate Secretary Pelita Air Service Patria Rhamadonna dalam pernyataan dikutip Jumat (20/2).

Maskapai itu menyatakan pesawat yang jatuh di wilayah Nunukan, merupakan pesawat dengan layanan kargo pengangkut bahan bakar, bukan angkutan penumpang.

Pesawat itu menjalankan misi rutin distribusi program BBM Satu Harga di wilayah Kalimantan Utara.

Pesawat itu dilaporkan lepas landas pada pukul 10.22 WITA dan mendarat dengan baik di Long Bawan pada pukul 11.24 WITA.

Setibanya di Long Bawan, petugas darat segera melakukan proses pembongkaran muatan sehingga pesawat siap untuk kembali menuju Tarakan dalam kondisi tanpa muatan pada pukul 12.10 WITA.

Pelita Air bersama KNKT akan memberangkatkan tim gabungan ke Long Bawan hari ini untuk segera mulai investigasi penyebab jatuhnya pesawat di Krayan Nunukan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News

Read Entire Article
| | | |