jatim.jpnn.com, JEMBER - Guru wali kelas 5 SDN 02 Jelbuk, Jember, berinisial FRT diduga menelanjangi puluhan siswasnya. Aksi nyeleneh guru tersebut viral di media sosial.
FRT nekat melakukan hal itu karena dirinya merasa kehilangan uang sebesar Rp200 ribu. Keesokan harinya, dia kembali merasa kehilangan uang Rp 75 ribu pada Jumat (6/2).
FTR menggeledah tas 22 siswa dan menelanjangi siswanya. Siswa laki-laki diminta untuk membuka seluruh pakaiannya, sedangkan siswa perempuan diminta membuka pakaiannya, hanya menyisakan pakaian dalam.
Aksi tersebut memicu kemarahan dari wali murid. Wali murid kemudian mendatangi sekolah dan membuka pintu kelas yang ditutup.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Jember Arief Tjahjono membernakan peristiwa tersebut.
"Ya, kalau cerita dari yang bersangkutan katanya beliau kehilangan sesuatu dan itu bukan yang pertama kalinya menurut beliau. Nah, pada yang terakhir kehilangan ini beliau itu yang operatif karena bukan yang pertama kalinya dan ini yang menjadi kesalahan fatal beliau seperti itu," kata Arief, Kamis (12/2).
Saat peristiwa itu terjadi, para wali murid mendengar adanya keributan di dalam kelas. Kemudian, para wali murid itu langsung mendobrak kelas tersebut.
"Ya karena ada ribut saja begitu lah. Ada ribut, kemudian wali kelas yang meredam itu, kemudian berhenti. Nah sehingga ramai. Ini akhirnya wali murid yang mengetahui akhirnya menjadi berita yang seperti ini," ucapnya.

















































