bali.jpnn.com, KARANGASEM - Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta mendampingi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, Senin (6/4) kemarin.
Pembangunan Sekolah Rakyat yang berpusat di Kabupaten Karangasem ini memiliki nilai kontrak Rp255.500.000.000 yang bersumber dari APBN TA 2025–2026.
Wagub Giri Prasta menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya Bali.
Oleh karena itu, program ini harus benar-benar mampu mengakomodasi kebutuhan pendidikan masyarakat miskin dan sangat miskin di Pulau Bali, terutama di Kabupaten Karangasem.
“Program ini memberikan dampak bagi masyarakat.
Sarana dan prasarana Sekolah Rakyat ini juga sangat memadai, lengkap dengan laptop dan akses internet.
Oleh karena itu, program ini harus dikoordinasikan dengan orang tua dan para siswa agar dapat berjalan dengan baik serta mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045,” ujar Wagub Giri Prasta.
Menanggapi aspirasi Kepala Dusun di Tulamben, Nyoman Suastika, terkait penyerapan tenaga kerja lokal di Sekolah Rakyat, KSP Muhammad Qodari dan Wagub Giri Prasta memberikan respons positif.

















































