jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan bahwa pengasuhan di daycare tidak boleh sekadar menjaga anak.
Namun, harus membangun ikatan emosional (bonding) yang kuat demi mengoptimalkan pemenuhan hak anak.
Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II KemenPPPA Eko Novi Arianti.
"Pengasuh yang ada di daycare harus punya perspektif untuk memberikan pengasuhan yang berbasis hak anak. Harus punya kelekatan dengan anak. Jadi bukan sebatas dia hanya sebagai pengasuh, tetapi juga punya kelekatan," kata
Hal ini dikatakannya dalam konferensi pers dan peresmian Mika Preschool and Daycare BSD di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu.
Pihaknya mengatakan ikatan yang kuat antara pengasuh dan anak akan membuat anak merasa nyaman dalam pengasuhan.
"Ada salah satu pengasuh di daycare yang cukup bagus. Dia cerita, saya ini sudah cukup senior. Anak ini ketika saya bilang saya ingin ke toilet. Anak ini sampai menggelayuti kaki saya. Jadi segitu dekatnya mereka dengan anak. Jadi bonding itu penting di daycare," kata Eko Novi Arianti.
Selain melakukan pengasuhan, pengasuh harus bisa mengedukasi dan menstimulasi anak agar tumbuh kembang mereka optimal.




















































