jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 100 siswa di Nganjuk, Jawa Timur (Jatim) diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (3/9). Instansi terkait masih mencari penyebab peristiwa itu.
Peristiwa itu terungkap ketika sejumlah siswa SMAN 3 Nganjuk dilarikan ke RSUD Nganjuk, RS Bhayangkara Nganjuk, RS Islam Aisyiyah karena merasakan pusing, mual dan muntah.
Para siswa tersebut sempat menyantap MBG dari SPPG Begadung 2, Nganjuk, sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka mulai merasakan gejala keracunan makanan, pukul 14.00 WIB.
Ketika itu, menu MBG yang disajikan oleh SPPG Begadung 2 adalah nasi goreng, ayam suwir, telur dadar iris, tahu bulat, acar dengan isian timun dan wortel serta semangka.
“(Keracunan MBG) Nganjuk saya harus pastikan lebih lanjut,” kata Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak setelah menghadiri rapat paripurna di DPRD Jatim, Kamis (3/9).
Emil mengatakan awalnya hanya SMAN 3 Nganjuk yang diduga keracunan MBG dari SPPG Begadung 2. Namun, terbaru ada korban dari SD yang juga mengalami gejala serupa.
“Kita fokus juga tadi kan sudah 74 (pasien), sudah bertambah lagi jadi 100 dab bukan hanya di SMA 3 ya, tetapi dari SD juga ada,” jelasnya.
Kepala Satgas MBG Jatim itu mengungkapkan masih belum mengetahui penyebab keracunan. Sebab, Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan penelusuran.



















































