jpnn.com, TANGERANG - Plafon bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kabupaten Tangerang, Banten, ambruk.
Sebanyak 12 orang siswa yang sedang belajar tertimpa plafon.
Kepala Seksi (Kasi) SMA pada Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten Nunung Syarif Hidayat mengatakan dari 12 korban itu terdiri atas dua orang siswa dan 10 orang siswi.
Seluruh korban, katanya, tidak ada yang menderita luka berat hanya luka ringan sehingga mereka bisa kembali ke rumah masing-masing.
"Rata-rata mereka (korban) mengalami luka ringan sampai sedang seperti memar dan tergores," ujarnya di Tangerang, Kamis.
Berdasarkan laporan kata dia insiden itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Di mana, sebanyak 35 siswa kelas X berada di dalam ruangan sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Proses belajar mengajar pun langsung dihentikan sementara waktu, dan ruang kelas dinyatakan tidak digunakan demi menjaga keamanan pelajar dan para guru.
"Setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak dan demi keamanan para guru maka diputuskan para siswa melakukan metode pembelajaran daring," kata dia.








.jpeg)













































