bali.jpnn.com, DENPASAR - Polda Bali akhirnya menggelar Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan Akhir Tingkat Panda Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri 2026, Jumat (3/7) kemarin.
Sidang terbuka ini digelar setelah para peserta mengikuti seleksi ketat selama hampir empat bulan lamanya.
Acara ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Bali Brigjen I Made Astawa dan dihadiri jajaran Pejabat Utama, pengawas internal/eksternal, serta para peserta seleksi (casis) bersama orang tua mereka sebagai bentuk keterbukaan informasi.
Sejak dibuka pada 9 Maret 2026 lalu, seleksi tahun ini diikuti oleh ribuan pendaftar yang memperebutkan kuota kelulusan optimal untuk putra-putri terbaik Bali.
Pendaftar awal mencapai 1.649 orang, terdiri dari 1.617 calon Bintara (1.354 pria, 263 wanita) dan 32 calon Tamtama (28 Brimob, 4 Polair).
Dari ribuan pendaftar awal, sisa peserta di sidang akhir hanya 156 orang, dengan perincian 139 calon Bintara (125 pria, 14 wanita) dan 17 calon Tamtama (14 Brimob, 3 Polair).
"Seluruh proses rekrutmen ini dipastikan bersih dari praktik KKN.
Kami memanfaatkan teknologi di setiap tahapan agar penilaian berlangsung objektif, terukur, dan bebas intervensi," kata Brigjen I Made Astawa.



















































