jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Sebanyak 170 pendaki Gunung Semeru yang sempat dievakuasi akibat kebakaran hutan di Blok Ranu Kembang telah tiba di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Kamis (28/8). Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan seluruh pendaki dalam kondisi selamat.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama mengatakan para pendaki tiba di Ranupani sekitar pukul 14.30 WIB dan selanjutnya kembali ke tempat tinggal masing-masing.
"Untuk perkembangan terbaru, seluruh pendaki yang sebelumnya berada di jalur pendakian telah tiba kembali di Ranupani sekitar pukul 14.30 WIB, sudah pulang semua. Iya kondisinya aman (selamat)," kata Endrip melalui pesan WhatsApp yang diterima ANTARA di Kota Malang.
Menurut dia, proses evakuasi berlangsung aman dan kondusif. Seluruh pendaki juga berada dalam kondisi baik. Ratusan pendaki tersebut turun dari kawasan Gunung Semeru dengan didampingi Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).
Selain itu, petugas TNBTS disiagakan di sejumlah titik jalur untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman.
"Kemudian ada petugas dari TNBTS yang berjaga di jalur (evakuasi)," ujarnya.
Meski seluruh pendaki telah berhasil dievakuasi, proses penanganan kebakaran hutan di kawasan Gunung Semeru masih berlangsung.
Endrip mengatakan petugas gabungan masih melakukan pemadaman di Blok Ranu Kembang, termasuk menyasar area Blok Panggonan Cilik.



















































