jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan mencatat 185 warga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari hingga 28 April 2026.
Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin mengatakan data tersebut merupakan laporan dari puskesmas di 13 kecamatan.
"Data warga yang positif DBD ini merupakan data laporan dari masing-masing puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan mulai Januari hingga 28 April 2026 kemarin," kata Saifudin, Kamis (30/4).
Dari total kasus, tercatat 6 penderita berusia di bawah 1 tahun, 28 orang usia 2–4 tahun, 83 orang usia 5–14 tahun, 49 orang usia 15–44 tahun, dan 18 orang di atas 45 tahun.
Berdasarkan sebaran wilayah, kasus tertinggi ditemukan di Kecamatan Pademawu, tepatnya di Puskesmas Sopaah dengan 28 kasus.
Disusul Puskesmas Kadur sebanyak 24 kasus dan Puskesmas Teja dengan 17 kasus.
Saifudin mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, lebih waspada terhadap gejala DBD pada anak. Gejalanya antara lain demam tinggi, sakit kepala, ruam kulit, mual, muntah, nyeri sendi, hingga mimisan.
"Karena itu, tolong ini benar-benar diperhatikan, sehingga jika ada anak mengalami gejala seperti ini, hendaknya segera dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat," tuturnya.



















































