jatim.jpnn.com, MALANG - Hasil tes urine rombongan wisata yang mengalami insiden pengeroyokan di Pantai Wediawu mengungkap temuan mengejutkan. Dari total 69 orang yang diperiksa, sebanyak 31 orang dinyatakan positif narkotika.
Kapolres Malang Muhammad Taat Resdi memerinci, 21 orang positif ganja, enam orang positif sabu, dan empat orang terindikasi menggunakan keduanya.
“Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkotika dengan rincian 21 orang positif ganja, enam orang positif -sabu-sabu, dan empat orang positif keduanya,” ujar Taat, Rabu (6/5).
Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut pasca insiden yang melibatkan rombongan wisata di lokasi tersebut. Saat ini, puluhan orang yang dinyatakan positif telah ditangani Sat Resnarkoba Polres Malang.
Proses penanganan juga dikoordinasikan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk assessment lanjutan.
“Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sementara itu, 38 orang lainnya yang dinyatakan negatif telah dipulangkan menggunakan fasilitas bus dari BPBD Kota Surabaya.
Taat menegaskan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan proporsional, baik dari sisi hukum maupun rehabilitasi.



















































