553 KK di Muaragembong Bekasi Jadi Korban Banjir Akibat Tanggul Sungai Citarum Jebol

3 hours ago 20

Selasa, 20 Januari 2026 – 16:30 WIB

553 KK di Muaragembong Bekasi Jadi Korban Banjir Akibat Tanggul Sungai Citarum Jebol - JPNN.com Jabar

Titik tanggul jebol Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 553 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, terdampak banjir akibat tanggul Sungai Citarum jebol pada Selasa (20/1) dini hari tadi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriyadi mengatakan banjir terjadi setelah debit Sungai Citarum meningkat yang menyebabkan tanggul penahan air jebol sepanjang kurang lebih delapan meter.

"Peningkatan debit air Sungai Citarum mengakibatkan tanggul jebol. Air kemudian meluap dan menggenangi permukiman warga. Kondisi ketinggian air mencapai 60 centimeter," katanya di Cikarang, Selasa (20/1).

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, ratusan kepala keluarga yang tersebar di lima kampung terdampak banjir akibat tanggul jebol.

Sebanyak 141 KK terdampak berlokasi di Kampung Bendungan RT 03/05. Di Kampung Gedung Cinde RT 01/05 terdapat 105 KK.

Selanjutnya, 152 KK di Kampung Singkil RT 02/06, Kampung Gedung Bokor RT 03/03 sebanyak 30 KK, serta Kampung Biyombong RT 03/06 sebanyak 125 KK terdampak banjir.

Hingga kini tidak ada laporan warga mengungsi maupun korban luka maupun jiwa.

Dody menjelaskan ketinggian muka air di permukiman warga bervariasi antara 10 hingga 60 centimeter.

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 553 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Muaragembong, terdampak banjir akibat tanggul Sungai Citarum jebol

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |