jpnn.com, JATINANGOR - Komisi II DPR RI menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan dan kemajuan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam berbagai aspek, termasuk peningkatan infrastruktur dan kualitas pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan saat kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke kampus IPDN di Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (11/3).
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengatakan pihaknya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di IPDN.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas di kampus tersebut saat ini belum sebanding dengan jumlah praja yang menempuh pendidikan.
“Komitmen DPR RI mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur di IPDN karena berdasarkan pantauan kami ketersediaan infrastruktur di IPDN belum berbanding proporsional dengan jumlah praja yang ada,” ujar Rifqinizamy saat kunjungan kerja tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pada 2026, anggaran IPDN dari APBN akan mengalami peningkatan signifikan.
“Dari tahun lalu di angka Rp578 miliar, insyaallah tahun 2026 ini menjadi Rp814 miliar. Anggaran ini akan dialokasikan untuk menyelesaikan perbaikan mess kesatriaan di IPDN serta fasilitas-fasilitas penunjangnya,” tuturnya.
Selain perbaikan fasilitas asrama, Komisi II DPR RI juga menyoroti anggaran konsumsi praja. Rifqinizamy menyebut alokasi makan praja IPDN masih lebih rendah dibandingkan akademi pendidikan kedinasan lainnya.





















































